
Muaradua, okuselatanupdate.com – Seorang pemuda di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, berinisial BS (24), mengalami luka berat setelah diserang tiga orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam saat berusaha melerai keributan.
Peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan Simpang Ketuay, Muaradua, pada Jumat (20/3/2026) malam bertepatan dengan malam takbiran hari Raya Idul Fitri 1447 hijiriah.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana melalui Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, ada korban yang mengalami luka bacok akibat serangan senjata tajam,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Insiden bermula saat korban melintas dari arah Kecipung menuju Pasar Muaradua.
Di tengah perjalanan, ia melihat kerumunan warga yang diduga sedang terjadi aksi pengeroyokan.
Tanpa ragu, korban mendekat dan berusaha menghentikan kekerasan terhadap salah satu orang yang dikenalnya. Namun, niat baik tersebut justru berujung petaka.
Tiga pelaku secara brutal menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis pedang.
Akibatnya, korban mengalami luka sobek serius di lengan kanan serta luka di bagian perut.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muaradua.
Sementara pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan para saksi.
“Anggota sudah ke TKP, memeriksa saksi, dan saat ini masih memburu identitas ketiga pelaku yang masih berstatus OTK,” jelas AKP Aston.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi kekerasan itu. (Red)








